| Jagalah Perasaanmu, Kawan!! |
|
|
|
| Buah Pikiran - Nasehat |
| Written by adnan anwar |
| Sunday, 18 July 2010 00:12 |
|
Tahukah, Kawan? Hati memiliki misteri yang sangat dalam. Yak seorang pun bisa memecahkannya walaupun dengan penelitian secanggih apapun. Karena hati adalah ciptaan Allah, bukti keagungan-Nya, bukti kebesaran-Nya. Dan merupakan peringatan kepada seluruh umat manusia agar selalu menjaganya agar tidak menjadikan malapetaka. Hati adalah tempat di mana perasaan manusia bersemayam. Ia menjadikan manusia berbeda dengan binatang dan tumbuhan. Dengan hati manusia bisa mencintai tetapi bisa juga membenci. Tak ayal lagi, bahwa kedua perasaan tersebut adalah bagai dua mata pisau yang saling mempengaruhi. Yuk, kita coba ulas bersama...!! Mencintai adalah perasaan yang sangat mulia. Dengan mencintai maka segala macam perbedaan menjadi satu padu. Kehidupan menjadi menyenangkan penuh dengan hal-hal positif. Bagaimana tidak, dari perasaan cinta akan muncul hal-hal yang tadinya tidak bisa terjadi. Perselisihan yang tadinya rumit menjadi begitu mudah diselesaikan. Yah, itu karena ada cinta di hati seseorang. Sebaliknya adalah perasaan membenci. Rasa ini adalah kebalikan dari rasa cinta. Ia memberikan efek yang cenderung negatif. Kebanyakan rasa benci menjadikan kehidupan menjadi tidak menyenangkan. Ada rasa tidak tenang yang selalu menghantui setiap perjalanan yang kita lalui. Dengan membenci seseorang artinya kita sudah menandatangani kontrak untuk selalu berprasangka buruk kepadanya, selalu berfikir bagaimana menjatuhkannya, dan perilaku-perilaku negatif lainnya. Yang perlu kita perhatikan adalah bahwa perasaan cinta bisa menimbulkan kebencian bagi yang lain. Kok bisa? Misalkan saja kita mencintai seseorang. Ketika ada orang lain yang bertindak tidak baik padanya maka muncullah rasa kebencian pada orang tadi. Dikarenakan kita mencintai seseorang yang disakiti. Artinya, semakin besar rasa cinta maka semakin besar pula rasa benci yang mungkin timbul. Maka hati-hatilah menjaga perasaanmu, Kawan!!! Isal mengajarkan bahwa jika kita mencintai maka janganlah berlebihan, begitu juga sebaliknya ketika kita membenci seseorang maka janganlah berlebihan. Karena pada dasarnya rasa benci dan rasa cinta menghuni organ yang sama, yaitu hati. Dengan manajemen yang baik kita bisa mengubah rasa benci menjadi rasa cinta dengan mudahnya tetapi jika tidak dikelola dengan bijak maka rasa cinta pun bisa berubah menjadi rasa benci dengan seketika. Kecuali, rasa cinta kepada Allah dan Rosul-Nya. Adalah rasa cinta yang suci, yang akan memberikan ketenangan bagi kehidupan kita dunia dan akhirat. Sudah sepantasnyalah kita mendudukkan rasa cinta kepada Allah dan Rosul-Nya di urutan yang pertama. Karena hanya dengan itu maka kita bisa mencintai sesama dengan sebenar-benarnya cinta. Jangan sampai kita mencintai keduniawian melebihi cinta kita kepada-Nya. Sungguh celakalah dia. Yuk, kita manage perasaan kita agar selalu memberikan dampak positif kepada diri kita khususnya dan orang-orang yang ada di sekitar kita umumnya.
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 37 Comments (0)
![]() Write comment
|
| Last Updated on Sunday, 18 July 2010 00:24 |















